loader image
Breaking News

Kemilaunya sampah

Sampah diartikan sebagai benda bersifat padat, tidak dipakai ,tidak diingikan ,dan dibuang. Kita masih banyak beranggapan bahwa sampah merupakan  barang sepele  dan membuangnya sesuka hati dimana saja kita berada.

Tidak jarang kita melihat pemakai jalan raya seenaknya tanpa merasa risih di pinggir jalan terlihat tumpukan sampah yang menyerupai gunung kecil, tepencar-pencar. Kejadian seperti ini bisa dikatakan bahwa masyarakat belum menyadari bahwa sampah yang dibuang ini mempunyai dampak terhadap kesehatan masyarakat dan menimbulkan kekumuhan.

Pendidikan dan kesadaran dalam pengolahaan limbah sampah itu sangat pentng dalam masyarakat. Banyak masyarakat yang masih kurang kesadaranya dalam menjaga kebersihan lingkungan. Tentunya pemerintah perlu melakukan penyuluhan tentang pengolahan sampah yang baik serta memberikan informasi tentang dampak-dampak negatif sampah bagi masyarakat dan lingkungan , sehingga setiap anggota masyarakat dapat menyadari bahaya sampah yang terus bertambah.

Hampir seluruh aktifitas manusia sering menghasilkan sampah organik dan non organik. Sampah organik adalah sampah yang bisa diurai dan bahkan pada umumnya dapat dimanfaatkan kembali contohnya seperti daun yang kering, kotoran hewan, sisa pengolahan sayur atau makanan. Sedangkan sampah non organik adalah masalah yang terbesar dalam kehidupan sehari-hari jenis sampah yang tidak bisa terurai secara alami dengan membutuhhkan waktu yang lama dalam pengurainya seperti sampah plastik, botol kaca, besi dan lain sebagainya.

Akibat penumpukan sampah juga akan berpengaruh pada masyarakat sekitar, dengan penyebab pencemaran lingkungan baik lingkungan darat, udara maupun perairan. Pencemaran darat yang dapat ditimbulkan oleh sampah misalnya ditinjau dari kesehatan sebagai tempat bersarang dan menyebar bibit penyakit, sedangkan ditinjau dari segi keindahan, tentu saja menurunnya estetika. Pencemaran udara yang ditimbulkan misalnya mengeluarkan bau yang tidak sedap serta gas-gas beracun. Pencemaran perairan yang ditimbulkan oleh sampah misalnya terjadinya perubahan warna dan bau pada air sungai, penyebaran bahan kimia oleh industri pabrik, pertambahan jumlah penduduk , perubahan pola konsumsi dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan jumlah sampah, jenis dan keragaman karakteristik sampah.

Sampah juga menimbulkan banyak penyakit terhadap masyarakat yaitu sampah yang meumpuk tersebut tentunya akan banyak menggangu kita, disamping menimbulkan bau yang tidak sedap, sampah inipun akan banyak menimbulkan banyak penyakit. Sehingga apabila sampah ini menumpuk di saat  musim hujan, tentu akan menimbulkan wabah muntaber atau diare, demam berdarah dan lain sebagainya.

Terkait dengan hal tersebut maka harus ada penanganan lebih lanjut dalam pengolahan sampah terutama pada sampah anorganik. Tidak hanya mendaur ulang saja, pengelola kesehatan masyakarat juga harus  memberikan edukasi tentang pemanfaatan daur ulang sampah dengan kerajinan yang sangat unik dan tentunya bisa dimanfaatkan kembali dan diperjualbelikan.

Sampah adalah ibarat harta yang di pandang sebelah mata, dikucilkan dan dipermasalahkan namun hal itu adalah anggapan yang salah. Pengolahan sampah yang tepat akan menjadikan sampah menjadi emas bahkan permata yang diburu manusia. Mengapa manusia tidak dibekali akal supaya selalu berfikir, orang yang selalu berfikir akan menumbuhkan kreatifitas.

Ditulis oleh Ali Furqon, santri Ponpes Sirojuth Tholibin Brabo.

About Redaksi Sirbin

Check Also

Madrasah Takhassus Ponpes. Sirojuth Tholibin

Madrasah Takhassus merupakan lembaga pendidikan diniyyah di bawah naungan Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin yang didirikan …

Tinggalkan Balasan

Eksplorasi konten lain dari Sirojut Tholibin

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca