KH. Zuhrul Anam : Ilmu yang diwariskan Nabi

Ilmu yang diwariskan Nabi itu ada dua.
Pertama, Ilmun fil auwraq (ilmu syariah yang tertuang pada lembaran kertas) dapat diperoleh dengan cara belajar dan mengaji. At ta’allum wad dirasah. Tanpa mengaji, ilmu tak akan diperoleh.
Kedua, ilmun fil adzwaq (ilmu rasa, malu kepada Allah, takut Allah, cinta rasul, menjauhi gemerlap dunia dsb) dapat diperoleh dengan berteman orang-orang sholih, as suluk was suhbah.
Nah, siapa orang sholih di sini adalah para kiai dan guru. Gurunya dari gurunya, dari gurunya hingga Nabi Muhammad.

Ash Suhbah itu memberikan dampak pada perilaku murid (turitsul hal). Jadi kalau guru keras, murid akan menjadi keras, kalau sabat, murid-muridnya sabar.

As suhbah wal mahabbah itu menular. Berteman dan cinta itu menular

KH Zuhrul Anam, Banyumas

Berbagi ilmu:

Be the first to comment on "KH. Zuhrul Anam : Ilmu yang diwariskan Nabi"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*